"Meskipun kami tidak berhasil menembus blokade dengan kapal, misi kami tidak pernah gagal. Misi kami adalah membangunkan kesadaran dunia, dan kami membawa kembali kisah nyata penderitaan di sana. Ini adalah tugas kemanusiaan yang harus dilanjutkan." – Wanda Hamida, Aktivis Kemanusiaan IGPC
"Tindakan ini merupakan kebiadaan dan kecerobohan tantara Israel terhadap misi kemanusiaan yang mengusung slogan 'Non Violent' atau tanpa kekerasan."
"Aksi ini dinilai bertentangan dengan jaminan misi kemanusiaan yang didukung oleh Mahkamah Internasional (ICJ). ICJ sebelumnya telah menyatakan bahwa Israel diduga telah melakukan genosida, dan oleh karena itu, ICJ menegaskan bahwa tidak ada pihak mana pun yang boleh menghalangi misi kemanusiaan untuk memberikan bantuan terhadap rakyat Palestina."
"Setelah hampir dua minggu tertahan, para aktivis dari enam negara, termasuk Indonesia, menyatakan tekad kuat mereka untuk tetap berlayar, bahkan jika kapal terakhir menuju Gaza harus berangkat tanpa mereka."
“Langkah pemerintah memblokir 26 platform media sosial adalah pemicu, tapi amarah rakyat sudah menumpuk lama,” — analis media Kathmandu Post.
"Bahkan serikat buruh Italia sudah menegaskan, jika ada satu kapal konvoi GSF yang hilang kontak selama 20 menit, maka mereka akan melakukan mogok massal di pelabuhan-pelabuhan besar Eropa yang menjadi jalur utama perdagangan dengan Israel."
Kesepakatan penuh: Kabinet Keamanan Israel menyetujui pengambilalihan Gaza City—meski ditentang oleh para pejabat keamanan tinggi. Konflik internal memanas di tengah kekhawatiran atas nasib sandera dan prospek perlawanan bersenjata baru.
Ratusan aktivis kemanusiaan yang mewakili 44 negara berkumpul di Tunis dalam rapat strategis persiapan Global Sumud Flotilla. Mereka merencanakan armada bantuan laut terbesar sepanjang sejarah, bertujuan menembus blokade Israel ke Gaza dan mendirikan koridor kemanusiaan.
Indonesia mengecam keras serangan Israel ke Gaza, memperkuat aliansi Global South lewat BRICS, dan meraih pemangkasan tarif ekspor dari AS sebesar 19%. Dunia sedang berubah, dan Indonesia bergerak aktif di pusat perubahan itu.
Dalam rangka mendorong transformasi berkelanjutan, Indonesia memperkuat komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDGs).