Pemilu Myanmar yang digelar di bawah bayang-bayang konflik bersenjata dan kontrol ketat militer resmi memasuki tahap akhir pada akhir Januari 2026. Proses pemungutan suara ini menuai kritik luas karena berlangsung tanpa partisipasi penuh oposisi dan di tengah eskalasi kekerasan di sejumlah wilayah.