JUSTICE

25 Tahun Misteri Mayat Bocah di Sungai Thames Belum Terpecahkan, Polisi dan Publik Mencari Jawaban

Hampir seperempat abad telah berlalu sejak seorang pejalan kaki menemukan bagian tubuh seorang anak di Sungai Thames di pusat London, namun kasus ini tetap menjadi salah satu misteri kriminal yang paling membingungkan di Inggris modern. Pada 21 September 2001, torso bocah berusia sekitar lima atau enam tahun itu ditemukan terapung di perairan dekat Tower Bridge; kepala, lengan, dan kakinya tidak pernah ditemukan.

Polisi Metropolitan segera melakukan penyelidikan intensif. Autopsi kemudian mengungkapkan bahwa bocah itu tewas secara kasar: tenggorokannya diduga disayat sebelum tubuhnya dibuang ke sungai. Temuan semacam itu memicu spekulasi luas tentang motif di balik pembunuhan — mulai dari kekerasan kriminal hingga kemungkinan ritual yang dilakukan di luar negeri.

Identitas bocah tersebut tetap tak terungkap hingga kini. Selama bertahun-tahun, penyidik mencoba menelusuri asal usulnya, dengan beberapa petunjuk genetik dan forensik menunjukkan kemungkinan keterkaitan dengan jaringan perdagangan manusia yang melintasi perbatasan internasional. Sebagai satu-satunya petunjuk awal, sepasang celana pendek berwarna cerah yang dikenakannya dikaitkan dengan produksi tertentu yang dijual di beberapa negara Eropa, tetapi tidak cukup untuk mengungkap identitasnya secara pasti.

Kasus ini memicu perhatian global sejak awal karena kekejaman yang terlibat dan fakta bahwa korban masih anak kecil. Insiden itu terjadi hanya sepuluh hari setelah tragedi 11 September 2001 di Amerika Serikat, yang sempat membuat pemberitaan tentang tubuh bocah ini tertutupi oleh berita internasional lain.

Meski lewat banyak dekade, Met Police Cold Case Homicide Team masih menyatakan bahwa penyelidikan tetap berlanjut aktif. Otoritas penegak hukum telah berulang kali mengimbau masyarakat — termasuk individu yang mungkin memiliki informasi baru, dari saksi hingga pekerja migran — untuk maju dan membantu mengungkap kasus ini. Potensi kemajuan teknologi forensik, seperti analisis DNA generasi terbaru dan kecerdasan buatan untuk menghubungkan data historis, dipandang sebagai jalan potensial untuk mencapai titik terang dalam kasus yang telah lama membekas di ingatan publik Inggris.

Sekalipun tidak ada penangkapan yang dilakukan sampai sekarang, tragedi ini tetap dikenang sebagai salah satu misteri paling menyedihkan dan sulit dipecahkan di Sungai Thames — menggambarkan kompleksitas dan tantangan dalam menyelidiki kejahatan lintas batas serta dampaknya terhadap keluarga korban yang belum menemukan keadilan.

What's your reaction?

0
AWESOME!
AWESOME!
0
LOVED
LOVED
0
NICE
NICE
0
LOL
LOL
0
FUNNY
FUNNY
0
EW!
EW!
0
OMG!
OMG!
0
FAIL!
FAIL!

Comments

Leave a Reply