Menjelang pemilu lokal, langkah Keir Starmer untuk mempererat kerja sama dengan Uni Eropa dalam skema bantuan bagi Ukraina memicu perdebatan, sekaligus menambah tekanan politik di dalam negeri Inggris.
Perkembangan terbaru di bawah kepemimpinan Donald Trump menunjukkan meningkatnya tekanan dari dua arah sekaligus, ketika ketegangan dengan Iran memanas di tingkat global, sementara konflik kebijakan dan isu keamanan memperumit situasi di dalam negeri Amerika Serikat.
Ketegangan di Selat Hormuz meningkat tajam setelah operasi militer yang diperintahkan Donald Trump untuk mengawal kapal dagang memicu respons keras dari Iran, memperbesar risiko konflik terbuka di kawasan vital dunia.
Keputusan Uni Emirat Arab untuk keluar dari OPEC menandai perubahan besar dalam strategi energi global, sekaligus membuka jalan bagi kebijakan produksi minyak yang lebih fleksibel dan arah ekonomi yang semakin terdiversifikasi.
Pemilihan umum di Inggris menjadi momen penentu yang berpotensi mengakhiri dominasi Partai Konservatif selama 14 tahun, dengan Keir Starmer dan Partai Buruh disebut-sebut berada di posisi unggul untuk mengambil alih pemerintahan.
Meski situasi darurat telah mereda, pemerintahan Donald Trump masih dihadapkan pada tekanan besar, mulai dari lonjakan inflasi hingga ketegangan dengan Iran yang terus memengaruhi stabilitas ekonomi dan politik Amerika Serikat.