Presiden Rusia Vladimir Putin kembali melontarkan pernyataan keras terkait perang di Ukraina saat menghadiri parade Hari Kemenangan di Lapangan Merah, Moskow. Dalam pidatonya, Putin menyebut pasukan Rusia saat ini sedang menghadapi kekuatan agresif yang mendapat dukungan penuh dari aliansi NATO.
Menurut Putin, operasi militer Rusia di Ukraina masih dianggap sebagai langkah yang benar demi menjaga kepentingan dan keamanan negaranya. Ia juga memuji tentara Rusia yang disebut terus bergerak maju meski menghadapi tekanan besar dari negara-negara Barat.
Pidato tersebut disampaikan dalam parade militer tahunan Victory Day yang memperingati kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman pada Perang Dunia II. Namun berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perayaan kali ini berlangsung lebih sederhana dengan pengamanan ketat setelah meningkatnya serangan drone Ukraina ke sejumlah wilayah Rusia dalam beberapa pekan terakhir.
Pemerintah Rusia dan Ukraina sebelumnya sempat menyepakati gencatan senjata sementara selama tiga hari. Kesepakatan itu disebut muncul setelah dorongan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump guna membuka peluang pertukaran tahanan dan pembicaraan damai. Meski demikian, kedua pihak masih saling menuduh melakukan pelanggaran selama masa gencatan senjata berlangsung.
Perang Rusia-Ukraina yang kini memasuki tahun kelima masih menjadi salah satu konflik terbesar di dunia. Hingga saat ini, upaya diplomasi internasional belum menunjukkan hasil signifikan sementara tensi geopolitik antara Rusia dan negara-negara NATO terus meningkat.
Comments
Leave a Reply